Relawan Jokowi Beralih ke Prabowo Pilpres 2024

Relawan Jokowi Beralih ke Prabowo Pilpres 2024 – Belasan organisasi yang dikenal sebagai Relawan Jokowi telah resmi menyatakan dukungan mereka untuk Prabowo Subianto, Ketum Partai Gerindra, dalam pemilihan presiden 2024–2029. Organisasi-organisasi ini sebelumnya juga mendukung Joko Widodo sebagai Presiden Indonesia.

Aliansi Relawan Nasional (Arenas) Prabowo 08 adalah nama organisasi relawan yang terdiri dari Seknas Jokowi, Garuda Siliwangi, Nusantara Sepakat Bhineka Tunggal Ika, dan DPP JWI.

Eddy Santana Putra, ketua Dewan Penasihat Arenas Prabowo 08, mengatakan bahwa relawan ini dibentuk karena mempertimbangkan Prabowo sebagai kandidat terbaik untuk presiden 2024–2029.

Eddy mengatakan bahwa dari perspektif partai, Prabowo, yang saat ini menjabat sebagai ketua partai, memiliki kendali penuh terhadap kebijakan jika dia terpilih sebagai presiden. Eddy juga mendukung rencana Prabowo untuk mengikuti program yang dibuat oleh Jokowi.

Eddy menyatakan bahwa Prabowo akan mempercepat program pemerintah sebelumnya, ditambah lagi inovasi untuk mengembangkan program Jokowi.

Sementara itu, Guruh Hermawan, Ketua Umum Arenas 08, menyatakan bahwa mereka setuju untuk memberikan Prabowo pilihan politik karena dia memiliki kekuatan kepemimpinan.

Guruh menyatakan bahwa hanya Prabowo yang cocok untuk memimpin Indonesia karena dia memiliki figur pemimpin yang kuat.

Baca Juga: Kaesang Berpikir Banyak Ucapan Gibran untuk Masuk Politik.

Penegasan Guruh Relawan Jokowi Beralih ke Prabowo

Guruh menegaskan bahwa pembentukan Arenas 08 dilakukan secara mandiri. Ini berarti bahwa organisasi Relawan Jokowi Beralih ke Prabowo ini tidak bergantung pada Prabowo.

Guruh menyatakan, “Untuk pengurus Arenas 08 kami lakukan secara selektif. Di dalam memenangkan pak Prabowo Subianto sebagai Presiden ini, kami lakukan secara gotong royong.”

Hingga saat ini, Prabowo belum mengumumkan kandidat cawapres yang akan mendampinginya dalam pemilihan presiden 2024. Namun, banyak orang percaya bahwa Erick Thohir, Menteri BUMN, akan menjadi kandidat yang mungkin.

Selain itu, pemilih di Jawa Timur yang memiliki hubungan dengan Nahdlatul Ulama (NU) atau Nahdliyin memilih Erick Thohir sebagai kandidat cawapres. Survei Poltracking Indonesia yang dirilis Rabu ini menunjukkan keinginan itu.

Mereka yang merasa dekat dengan Partai Nasional Muslim (NU) dan memilih Erick Thohir sebagai cawapres mencapai 20,8 persen, jauh melebihi perolehan Mahfud MD, 17,2 persen, Muhaimin Iskandar, dan Khofifah Indar Parawansa, masing-masing 13,7 persen.

Sumber dari : News Republika

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *